Suka Belanja Online Dengan Kartu Kredit? Perusahaan Mastercard Untung Besar!

30 April 2021, 09:13 WIB
ilustrasi penggunaan kartu kredit untuk belanja online yang meningkatkan laba perusahaan/Paul Felberbauer/Unsplash /

PORTAL JOGJA - Perusahaan Kartu Kredit Mastercard melaporkan keuntungan besar pada kuartal pertama tahun 2021 yang lebih baik dari prediksi sebelumnya.

Hal ini dilaporkan Mastercard hari Kamis, 29 April 2021 oleh Michael Miebach, Chief Executive Officer Mastercard.

Keuntungan Mastercard meningkat melebihi perkiraan seiring dengan peningkatan belanja online konsumen pada kuartal pertama tahun 2021.

Baca Juga: ASN, TNI dan Polri Dapat THR Penuh, Lantas Bagaimana Karyawan Swasta? Menaker Ida: THR Wajib Diberikan

Hal ini membantu mengimbangi penurunan tajam dalam pembayaran lintas batas pada kartunya sebelumnya.

Peningkatan belanja konsumen juga membuat perusahaan yang berpusat di New York ini membukukan laba atas pertumbuhan baris, dengan pendapatan keseluruhan meningkat untuk pertama kalinya dalam empat kuartal selama pandemi Covid-19.

Pendapatan bersih perusahaan naik 4 persen menjadi U$4,2 miliar atau setara dengan Rp60,6 triliun. Padahal prediksinya hanya US3,99 miliar atau sekitar Rp57,5 triliun.

Baca Juga: Putri Delina Ulang Tahun, Suapi Nathalie Tanda Baikan Atau Menutupi Kecanggungan?

“Kami memulai tahun ini dengan momentum yang baik. Memberikan pertumbuhan pendapatan bersih yang positif pada kuartal ini, dan didorong oleh kembalinya tingkat belanja domestik ke tren sebelum pandemi,” ujar Michael Miebach, Chief Executive Officer Mastercard kepada Reuters dan dikutip Portaljogja.com.

Saingan Mastercard, perusahaan kartu kredit Visa dan American Express juga merasakan tren positif yang sama pada bulan April 2021.

Cukup melegakan dan menjadi kemajuan dari resesi akibat adanya pandemi Covid-19 tahun 2020 lalu. Namun kini setelah ada perbaikan dari belanja masyarakat di berbagai belahan dunia, secara signifikan meningkatkan keuntungan perusahaan kartu kredit.

Sebelumnya, perusahaan Visa yang merupakan pemroses pembayaran terbesar di dunia juga melampaui perkiraan laba kuartal pertama 2021 pada selasa, 27 April 2021.

Hal ini merupakan imbas dari lonjakan belanja online setelah lesunya penjualan toko offline selama pandemi covid-19.

Namun pengeluaran lintas batas masih belum menguat akibat melonjaknya kasus Covid-19 di beberapa negara di dunia.

Pendapatan bersih Mastercard sebenarnya turun dari periode yang sama tahun 2020 sebelum pandemi Covid-19 terjadi merata di seluruh dunia. Namun masih lebih tinggi dari perkiraan semua menurut data IBED Refinitiv. ***

Editor: Andreas Desca Budi Gunawan

Sumber: REUTERS

Tags

Terkini

Terpopuler