Pengusaha Properti Menang Gugatan 1,1 Ton Emas di PN Surabaya, Seperti Apa Kasus Ceritanya

- 19 Januari 2021, 10:41 WIB
Ilustrasi emas
Ilustrasi emas /PIXABAY/PublicDomainPictures

Perseteruan antara Budi Said dan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) menjadi sorotan banyak orang dan media di Indonesia.

Baca Juga: Harga Emas Antam dan UBS di Pegadaian Turun Hari ini Selasa 19 Januari 2021

Perlu diketahui bahwa, kasus pengusaha yang juga disebut Crazy Rich Surabaya ini telah berjalan sejak 2 tahun lalu Tepatnya Oktober 2019.

Kasus ini bermula dari jual beli emas senilai Rp3,5 triliun yang dilakukan oleh Budi Said kepada pihak marketing Antam, Eksi Anggraeni.

Akan tetapi, yang Budi dapatkan ternyata hanya 5,9 ton emas. Sementara, sisanya sebanyak 1,1 ton tidak pernah diterima olehnya.

Baca Juga: Ibunda Denny Cagur Berpulang, Eks Cagur Kenang Kasih Sayang Tulus Mamah Eny

Meski telah digelar berbagai media, antara kedua belah pihak tida ada kesepakatan. Media dilakukan pada bulan Maret dan April 2020 lalu.

Dalam tuntutannya di PN Surabaya, Budi Said meminta Antam memberikan tambahan Logam Mulia dengan mengacu pada harga diskon yang dijanjikan oleh pihak yang tidak berwenang.

Kasus ini masih bergulir. Sebelumnya, majelis hakim PN Surabaya, telah menjatuhkan hukuman pidana kepada terdakwa Eksi Anggraeni penjara 3 tahun 10 bulan. Terdakwa dinyatakan telah melakukan penipuan jual beli emas batangan Antam yang merugikan Budi Said Rp 573 miliar.

Baca Juga: Innalillahi Wa Inna Ilaihi Raji'un, Ibunda Denny Cagur Meninggal Dunia

Halaman:

Editor: Bagus Kurniawan

Sumber: Berbagai Sumber


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x