Sri Sultan Awali Pemasangan Patok Trase Jalan Tol Yogyakarta-Bawen :  Akan Mempermudah Konektivitas

20 Januari 2021, 05:34 WIB
Pemasangan patok trase jalan tol Yogyakarta - Bawen /Humas dan Protokol Sleman/

PORTAL JOGJA - Patok trase jalan tol Yogyakarta-Bawen, mulai dipasang pada Selasa 19 Januari 2021. Pemasangan patok jalan tol sepanjang 8,25 kilometer ini diawali di Desa Banyurejo dengan lokasi Selokan Mataram yang berada di selatan SMP Negeri 2 Tempel.

Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X dan Bupati Sleman Sri Purnomo mengawali proses pemasangan patok secara simbolis.

Sri Sultan Hamengku Buwono X mengatakan bahwa Trase jalan tol ini terbagi menjadi enam seksi yang menyatukan kawasan Jogja, Solo dan Semarang (Joglosemar).

Baca Juga: Inaya Wahid Sampaikan Terimakasih dan Hormat Pada Pahlawan Yang Ketutupan

“Dengan adanya infrastruktur jalan tol ini jelas akan mempermudah konektivitas. Mengurangi biaya transaksi dan meningkatkan pendapatan masyarakat sekaligus mengurangi kesenjangan pendapatan antar wilayah,” kata Sri Sultan.

Menurut Bupati Sleman Sri Purnomo, saat ini rencana pembangunan Jalan Tol di Daerah Istimewa Yogyakarta menjadi perhatian utama terkait dengan Proyek Strategis Nasional yang bertujuan untuk kelancaran akses antar wilayah serta mewujudkan pemerataan pembangunan dalam pengembangan wilayah.

“Sebagian besar pembangunan Jalan Tol di Daerah Istimewa Yogyakarta ini melalui wilayah Kabupaten Sleman sehingga akan memiliki dampak dan manfaat yang cukup besar bagi pembangunan wilayah dan sangat berpengaruh pada struktur keruangan wilayah Kabupaten Sleman,” ujarnya.

Baca Juga: Kunjungi Pengungsi Gunung Merapi di Klaten, Ganjar Pranowo Beri Hadiah, Ada Bayi di Pengungsian

Pemerintah Kabupaten Sleman telah menerbitkan Peraturan Daerah Kabupaten Sleman Nomor 12 Tahun 2012 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Sleman Tahun 2011-2031 yang telah mengamanatkan pembangunan Jalan Tol yang terdiri dari 2 ruas yaitu Yogyakarta – Bawen dan Yogyakarta – Surakarta.

“Kami berharap proses pembangunan jalan tol ini akan semakin lancar kedepannya tanpa hambatan dan halangan suatu apapun, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat,” kata Sri Purnomo.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Dispertaru) DIY Krido Suprayitno menjelaskan bahwa lokasi jalan tol Yogyakarta-Bawen melintasi 3 Kapanewon (kecamatan) yaitu Mlati, Tempel dan Seyegan yang meliputi  7 Kaluruhan dan 28 padukuhan.

Baca Juga: FBI Periksa 25.000 Pasukan Garda Nasional Jelang Pelantikan Presiden Amerika

Wilayah Kapanewon Tempel meliputi Kalurahan Banyurejo, Tambakrejo dan Sumberejo. Kapanewon Seyegan meliputi Kalurahan Margokaton, Margodadi dan Margomulyo. Sedangkan untuk Kapanewon Mlati melintasi Kalurahan Tirtoadi.

“Jumlah bidang terdampak kurang lebih 915 bidang dengan luas mencapai 49,6 hektar dan panjang 8,25 kilometer. Pemasangan patok ini diperkirakan akan selesai dalam dua bulan,” jelasnya.***     

 

Editor: Chandra Adi N

Tags

Terkini

Terpopuler