Kasus Omicron di DKI Jakarta Tembus 2.892 Pasien, Sebagian Besar Merupakan Pelaku Perjalanan Luar Negeri

31 Januari 2022, 06:35 WIB
Ilustrasi COVID-19 - Sebanyak 2.892 orang yang terinfeksi varian Omicron di DKI Jakarta, 1.581 orang adalah pelaku perjalanan luar negeri dan 1.311 lainnya adalah transmisi lokal. /Freepik/- Foto : Freepik

PORTAL JOGJA - Kasus pasien terkonfirmasi positif Covid-19 varian Omicron di DKI Jakarta menunjukan angka peningkatan.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia menyatakan sebanyak 2.892 orang yang terinfeksi.

Dari angka tersebut separo lebih atau sebanyak 1.581 orang adalah pelaku perjalanan luar negeri dan 1.311 lainnya adalah transmisi lokal.

Sedangkan secara keseluruhan kasus aktif di Jakarta naik sejumlah 4.580 kasus dimana jumlah kasus aktif atau orang yang masih dirawat atau menjalani isolasi karena Covid-19 ada sebanyak 27.977.

Baca Juga: Kasus Harian Covid-19 Hampir Capai Angka 10 Ribu, Presiden Jokowi Minta Masyarakat Tenang

Dwi menggarisbawahi bahwa 26.809 orang dari jumlah kasus aktif 93,4 persen merupakan transmisi lokal, sedangkan sisanya adalah pelaku perjalanan luar negeri.

"Sementara itu, kasus positif baru berdasarkan hasil tes PCR hari ini bertambah 6.622 orang sehingga total kasus 908.093, yang mana 6.323 di antaranya (95,6%) juga merupakan transmisi lokal," katanya dalam ketarangan tertulis pada Minggu, 30 Januari 2022.

Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria menyebutkan pihaknya siap kalau harus menggunakan tenda untuk menambah tempat tidur untuk merawat pasien bertepatan dengan meningkatnya kasus Covid-19.

Baca Juga: Kasus Perusakan Mobil Mercy di Bantul Sempat Viral di Medsos, Polisi Tangkap Pelaku

Artikel ini sudah dimuat sebelumnya di Pikiran Rakyat dengan judul Kasus Omicron di DKI Jakarta Tembus 2.892 Pasien, 27 Ribu Orang Jalani Perawatan


Mengacu kepada peningkatan kasus Delta pertengahan tahun lalu, Pemprov Jakarta kata dia sudah siap menghadapi ledakan kasus Covid-19 awal tahun ini.

Dia menyebutkan, Pemprov Jakarta sudah membangun sistem untuk menghadapi lonjakan kasus Covid-19 yang terjadi saat ini.

"Kalau terpaksa ada pemasangan tenda penambahan bed kami siap. Insya Allah sistem sudah dibangun tinggal menambahkan kapasitas," tuturnya.***(Amir Faisol/Pikiran Rakyat)

Editor: Chandra Adi N

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Terkini

Terpopuler